Tumbuhan merupakan satu-satunya makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanannya sendiri dan menyediakan makanan untuk makhluk hidup lain. Proses menghasilkan makanan sendiri pada tumbuhan disebut dengan fotosintesis. Terdapat berbagai macam dan spesies tumbuhan. Beragam spesies tumbuhan ini bisa terjadi sebagai bentuk adaptasi tumbuhan terhadap lingkungannya. Dengan adaptasi yang beragam ini maka manfaat tumbuhan menjadi beragam bagi manusia.Manfaat Tumbuhan Bagi ManusiaTumbuhan memiliki berbagai macam manfaat bagi manusia. Beberapa diantaranya yaitu:1. Sebagai Bahan Panganpadi menguningSudah disebutkan di atas, bahwa tumbuhan melakukan proses fotosintesis. Proses fotosintesis ini terjadi ketika unsur hara tanah diangkut melalui akar, batang, hingga menuju daun. Pada saat di daun, dengan bantuan cahaya matahari diubah menjadi bahan makanan untuk tumbuhan itu sendiri.Proses fotosintesis ini tidak hanya menghasilkan makanan untuk tumbuhan itu sendiri tetapi juga disimpan dalam beraneka bentuk salah satunya buah. Tetapi tidak terbatas pada buah, manusia juga mengonsumsi daun, batang, biji, dan bunga. Hampir seluruh bagian tumbuhan dapat dikonsumsi.Bahan pangan yang paling umum di Indonesia adalah beras. Beras diperoleh dari penanaman bibit padi. Selama kurang lebih 3 bulan maka akan muncul bulir-bulir kecil yang disebut gabah. Melalui proses penggilingan gabah tersebut akan terkelupas kulitnya dan menyisakan isinya yang kita beri nama beras.2. Bahan SandangTumbuhan kapasSandang merupakan bahan untuk menutupi dan melindungi bagian tubuh manusia. Sebagian besar sandang berasal dari serat kapas yang dihasilkan oleh tumbuhan kapas. Melalui proses pemintalan serat kapas kemudian diubah menjadi benang, dari benang kemudian diubah lagi menjadi kain katun, dan dari kain katun diubah menjadi pakaian. Pakaian yang terbuat dari kain katun biasanya bertekstur lembut dan nyaman dipakai.3. Bahan Bangunanproses pengolahan kayuBatang pohon merupakan bagian yang paling umum dimanfaatkan manusia sebagai bahan bangunan. Semakin tua dan besar pohonnya maka akan semakin bagus dan mahal untuk dijadikan bahan bangunan. Jenis-jenis tumbuhan yang sering digunakan sebagai bahan bangunan diantaranya jati, sonokeling, meranti, dan kelapa.Tapi tidak hanya bagian batang saja yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Daun juga bisa digunakan sebagai bahan bangunan, tepatnya sebagai atap. Salah satu tanaman yang diambil daunnya untuk bahan atap adalah pohon sagu. Daun pohon sagu yang sering disebut dengan daun rumbia sudah sejak lama digunakan masyarakat sebagai bahan atap karena sifatnya yang tahan terhadap air dan panas matahari.4. Bahan ObatjaheGambar tersebut merupakan tanaman obat yang sering kita jumpai. Jahe merupakan bahan yang sudah sejak lama digunakan untuk mengatasi masalah masuk angin dan batuk. Dengan mengonsumsi jahe yang direbus dengan air maka akan membuat tubuh menjadi hangat dan memperlancar peredaran darah.Selain jahe, banyak tumbuhan lain yang juga digunakan sebagai obat. Sebagai contoh kunyit sebagai obat mag, daun jambu biji untuk obat diare, daun binahong untuk mencegah kanker, dan lidah buaya untuk mengobati diabetes.5. Bahan Industriban mobilKegiatan industri adalah kegiatan mengolah barang demgan menggunakan peralatan/mesin dari bahan mentah menjadi bahan setangah jadi, bahan setengah jadi menjadi bahan jadi, atau bahan mentah menjadi bahan jadi.Bahan-bahan yang digunakan untuk industri pada umumnya diambil dari alam. Sebagai contoh, dalam industri ban bahan baku berasal dari getah pohon karet. Industri cat mengambil bahan baku dari getah pohon pinus. Industri minyak goreng mengambil buah dari pohon kelapa sawit.6. Bahan Pewarnapewarna alami pada cendolMakanan olahan yang setiap hari kita konsumsi pasti memiliki beragam warna. Para pembuat makanan biasanya menambahkan pewarna untuk memberikan corak yang menarik pada makanan. Selain itu juga dapat menggugah selera bagi orang yang memakannya.Meski saat ini pewarna buatan lebih murah dan mudah ditemukan, tetapi dengan alasan kesehatan maka pewarna buatan itu hanya digunakan untuk bahan-bahan non konsumsi seperti tekstil. Sedangkan untuk bahan konsumsi seperti cendol maka menggunakan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan.Untuk mendapatkan warna hijau maka digunakan pandan, wortel digunakan untuk memperoleh warna jingga, warna kuning menggunakan kunyit, dan manggis serta buah naga digunakan untuk warna merah. Proses memperoleh warna ini umumnya dengan menghaluskan bahan kemudian diremah dengan campuran sedikit air untuk memperoleh sari-sari warnanya.7. Kestabilan Lingkunganhutan mangroveSalah satu tumbuhan yang paling dominan dari hutan mangrove umumnya merupakan bakau. Tumbuhan bakau adalah tumbuhan yang memiliki akar tunjang sebagai bentuk adaptasi tumbuhan tersebut terhadap lingkungannya. Lingkungan tempat tumbuhan bakau biasanya berada dipesisir pantai yang sering terkena pasang surut.Dengan adanya tumbuhan bakau maka lingkungan pesisir pantai dapat terjaga dari abrasi yang disebabkan oleh gelombang air laut. Selain itu disela-sela akar tumbuhan bakau biasanya menjadi habitat kepiting dan hewan laut lainnya.Itulah beberapa contoh manfaat tumbuhan bagi manusia. Tentu masih banyak manfaat yang bisa kita gali dari tumbuhan. Dari beberapa manfaat tumbuhan bagi manusia tersebut, hampir seluruh bagian tumbuhan dapat berguna bagi kehidupan manusia. Kita sepatutnya menyadari pentingnya tumbuhan bagi kelangsungan hidup kita. Dengan giat menanam dan melakukan penghijauan disekitar rumah kita, maka secara otomatis menjaga kelestarian tumbuhan dan lingkungan kita sendiri.
Tumbuhan merupakan satu-satunya makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanannya sendiri dan menyediakan makanan untuk makhluk hidup lain. Proses menghasilkan makanan sendiri pada tumbuhan disebut dengan fotosintesis. Terdapat berbagai macam dan spesies tumbuhan. Beragam spesies tumbuhan ini bisa terjadi sebagai bentuk adaptasi tumbuhan terhadap lingkungannya. Dengan adaptasi yang beragam ini maka manfaat tumbuhan menjadi beragam bagi manusia.
Manfaat Tumbuhan Bagi Manusia
Tumbuhan memiliki berbagai macam manfaat bagi manusia. Beberapa diantaranya yaitu:
1. Sebagai Bahan Pangan

Sudah disebutkan di atas, bahwa tumbuhan melakukan proses fotosintesis. Proses fotosintesis ini terjadi ketika unsur hara tanah diangkut melalui akar, batang, hingga menuju daun. Pada saat di daun, dengan bantuan cahaya matahari diubah menjadi bahan makanan untuk tumbuhan itu sendiri.
Proses fotosintesis ini tidak hanya menghasilkan makanan untuk tumbuhan itu sendiri tetapi juga disimpan dalam beraneka bentuk salah satunya buah. Tetapi tidak terbatas pada buah, manusia juga mengonsumsi daun, batang, biji, dan bunga. Hampir seluruh bagian tumbuhan dapat dikonsumsi.
Bahan pangan yang paling umum di Indonesia adalah beras. Beras diperoleh dari penanaman bibit padi. Selama kurang lebih 3 bulan maka akan muncul bulir-bulir kecil yang disebut gabah. Melalui proses penggilingan gabah tersebut akan terkelupas kulitnya dan menyisakan isinya yang kita beri nama beras.
2. Bahan Sandang

Sandang merupakan bahan untuk menutupi dan melindungi bagian tubuh manusia. Sebagian besar sandang berasal dari serat kapas yang dihasilkan oleh tumbuhan kapas.
Melalui proses pemintalan serat kapas kemudian diubah menjadi benang, dari benang kemudian diubah lagi menjadi kain katun, dan dari kain katun diubah menjadi pakaian. Pakaian yang terbuat dari kain katun biasanya bertekstur lembut dan nyaman dipakai.
3. Bahan Bangunan

Batang pohon merupakan bagian yang paling umum dimanfaatkan manusia sebagai bahan bangunan. Semakin tua dan besar pohonnya maka akan semakin bagus dan mahal untuk dijadikan bahan bangunan. Jenis-jenis tumbuhan yang sering digunakan sebagai bahan bangunan diantaranya jati, sonokeling, meranti, dan kelapa.
Tapi tidak hanya bagian batang saja yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Daun juga bisa digunakan sebagai bahan bangunan, tepatnya sebagai atap. Salah satu tanaman yang diambil daunnya untuk bahan atap adalah pohon sagu. Daun pohon sagu yang sering disebut dengan daun rumbia sudah sejak lama digunakan masyarakat sebagai bahan atap karena sifatnya yang tahan terhadap air dan panas matahari.
4. Bahan Obat

Gambar tersebut merupakan tanaman obat yang sering kita jumpai. Jahe merupakan bahan yang sudah sejak lama digunakan untuk mengatasi masalah masuk angin dan batuk. Dengan mengonsumsi jahe yang direbus dengan air maka akan membuat tubuh menjadi hangat dan memperlancar peredaran darah.
Selain jahe, banyak tumbuhan lain yang juga digunakan sebagai obat. Sebagai contoh kunyit sebagai obat mag, daun jambu biji untuk obat diare, daun binahong untuk mencegah kanker, dan lidah buaya untuk mengobati diabetes.
- Berdasarkan cara memainkannya, alat musik digolongkan menjadi empat yaitu alat musik gesek, petik, pukul, dan tiup. Banyaknya alat musik dari tiap golongan maka pembahasan tentang contoh alat musik gesek, petik, pukul, dan tiup dibahas secara terpisah.Contoh Alat Musik GesekHampir seluruh alat musik gesek menggunakan dawai (senar) sebagai bagian utama penghasil bunyi. Pada bagian belakang dawai disertai dengan ruang resonansi untuk menghasilkan irama yang indah.Berikut ini contoh alat musik gesek dilengkapi dengan gambar dan video cara memainkannya:1. Biolagambar: pixabay.com/en/music-violin-play-violin-2323517/Biola adalah alat musik berdawai (menggunakan senar) yang dimainkan dengan cara digesek. Biola atau dalam bahasa inggris dikenal dengan nama violin atau fiddle. Merupakan salah satu alat musik yang cukup dikenal masyarakat. Cara memainkannya adalah dengan meletakkan diatas bahu kemudian digesek. Permainan biola dapat dilihat pada video berikut:2. Cellogambar: pixabay.com/en/violin-cello-performance-musician-3078149/Cello merupakan alat musik dari keluarga biola dengan ukuran yang lebih besar. Pemain cello biasa disebut cellis. Menggunakan empat dawai yang erat kaitannya dengan permaian musik klasik di Eropa.Permainan cello dapat dilihat pada video berikut:3. Rebabgambar: kamerabudaya.com/2016/11/mengenal-alat-musik-tradisional-rebab.htmlRebab merupakan salah satu alat musik yang dikenal di pulau Jawa, Bali, dan Kalimantan. Rebab berasal dari kata al-rababa yang berasal dari bahasa arab yang berarti busur atau gondewa. Rebab memiliki dua atau tiga dawai yang terbuat dari logam. Cara memainkannya dengan digesek.Permainan rebab dapat dilihat melalui video berikut:4. Tarawangsagambar: digitalstamp.suppa.jp/musical_instruments_t/tarawangsa.htmlTarawangsa merupakan salah satu alat musik yang banyak dijumpai di daerah Jawa Barat. Menggunakan dua dawai yang terbuat dari kawat baja atau besi. Cara memainkan tarawangsa sedikit berbeda karena yang dawai yang digesek hanya satu, yaitu yang paling dekat dengan pemain. Sedangkan dawai yang lain dipetik menggunakan jari telunjukPermainan tarawangsa dapat dilihat melalui video berikut:5. Tehyangambar: carabermainalatmusik.com/cara-bermainn-tehyan/Tehyan merupakan alat musik hasil akulturasi antara budaya Betawi dengan budaya Tiongkok sekitar abad ke-18 pada waktu tanah Jawa masih dikuasai Belanda. Tehyan pada jaman dulu sering dimainkan pada pesta pernikahan sampai pemakaman.Permainan tehyan dapat dilihat pada video berikut:6. Arababugambar: indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/uniknya-arababu-dalam-lantunan-musik-tradisional-ternateSalah satu alat musik gesek yang berasal dari tanah Indonesia yaitu arababu, tepatnya Maluku. Berdasarkan berbagai sumber, alat musik ini dibawa oleh para pedagang Arab yang masuk pada abad ke-16. Arababu pada awalnya seperti rebab, tetapi mengalami perkembangan yang luar biasa ditangan penduduk lokal hingga bentuknya seperti sekarang.Arababu memiliki satu dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Ukuran arababu sedikit lebih kecil dari rebab yang biasa dikenal di Pulau Jawa.Permainan arababu dapat dilihat pada video berikut:7. Haegeumgambar: allthemusicalinstrumentsoftheworld.comHaegeum merupakan salah satu alat musik gesek yang biasa dikenal di Korea. Alat musik ini menggunakan dua dawai yang digesek menggunakan busur yang terbuat dari ekor kuda.Permaian haegeum dapat disimak pada video berikut:8. Erhugambar: thomann.de/gb/thomann_practice_erhu.htmErhu merupakan salah satu alat musik tradisional dari Tiongkok. Pada mulanya erhu menggunakan dua dawai yang terbuat dari sutra, namun sekarang lebih banyak menggunakan kawat logam maupun bahan kain. Kotak resonansi erhu berbentuk segi enam, delapan, maupun bulat. Erhu digesek menggunakan busur yang terbuat dari ekor kuda.Permainan erhu dapat dilihat melalui video berikut:
- Sumber energi terbarukan semakin populer ditengah penggunaan sumber energi fosil (minyak bumi dan batu bara) yang memberikan dampak lingkungan yang buruk. Selain itu sumber energi dari fosil dipercaya suatu saat akan habis sehingga manusia harus berfikir untuk mencari sumber energi baru yang bisa diperbarui dan lebih ramah lingkungan. Sumber energi terbarukan atau sumber energi alternatif dapat berasal dari alam maupun makhluk hidup. Sumber energi alam contohnya matahari, angin, air, panas bumi, sedangkan sumber energi dari makhluk hidup disebut biomassa. Pada halaman ini akan dibahas tentang cakupan biomassa itu apa saja.Tujuan dari pencarian sumber energi yang berasal dari makhluk hidup (bio) diantaranya:memperoleh sumber energi yang tidak akan habismemperoleh sumber energi yang lebih ramah lingkunganpeningkatan ketahanan sumber energi mandiri terbarukanpeningkatan pemanfaatan lahan dan sumber ekonomi baruPengertian BiomassaBiomassa adalah adalah sumber energi (sumber bahan bakar) yang berasal dari makhluk hidup atau yang baru saja mati.Biomassa sendiri jika uraikan akan dapat digolongkan menjadi beberapa sumber energi turunannya. Seperti biofuel, biodiesel, bioethanol, dan biogas. Berikut pengertian dan cakupan sumber energi terbarukan sesuai dengan kelompoknya.Pengertian BiofuelBiofuel adalah sumber bahan bakar yang dapat berbentuk padat, cair, maupun gas yang berasal dari tumbuhan, baik secara langsung maupun dari limbah tumbuhan tersebut.Pengertian Biodieselsumber: https://www.gaikindo.or.idBiodiesel adalah sumber bahan bakar cair yang digunakan sebagai alternatif dari minyak bumi (solar) untuk mesin diesel. Bahan utama pembuatan biodiesel adalah minyak nabati dan lemak hewan. Minyak nabati yang dapat digunakan dalam pembuatan biodiesel contohnya, minyak sawit, minyak biji jarak pagar, minyak biji karet, minyak kelapa, minyak kedelai, minyak jagung, minyak biji bunga matahari, dan bahkan minyak goreng bekas.Penggunaan biodiesel dari minyak sawit pada mesin diesel (mobil diesel) di Indonesia mencapai kadar 20% (B20) dicampur dengan solar (minyak bumi) dengan kadar 80% yang diberi nama biosolar dengan tujuan penyerapan hasil dari perkebunan sawit yang dihasilkan sendiri di Indonesia dan mengurangi ketergantungan impor pada minyak bumi.Baca Juga : Kumpulan Soal Sumber Energi AlternatifPengertian BioethanolBioethanol adalah sumber bahan bakar cair yang digunakan sebagai alternatif dari minyak bumi (bensin) untuk mesin bensil. Bioethanol dapat dibuat dari berbagai macam tanaman diantaranya tebu, kentang, singkong, ubi jalar, dan jagung.Penggunaan bioethanol dibeberapa negara seperti Brasil dan Amerika Serikat telah dicampur dengan bensin sehingga dapat digunakan pada mesin kendaraan pribadi dan dapat mengurangi ketergantungan pada minyak bumi.Baca Juga : Percobaan Energi Alternatif dari Jeruk NipisPengertian BiogasBiogas adalah sumber bahan bakar yang berbentuk gas metana yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik seperti kotoran hewan.Penggunaan biogas secara umum dapat untuk menghidupkan kompor setiap keluarga yang terhubung dengan instalasi tersebut.
- Pernahkah kamu mengamati tumbuhan dan hewan yang ada disekitarmu? Setiap makhluk hidup termasuk manusia selalu berusaha untuk dapat menyesuaikan diri dengan apa yang ada dilingkungannya. Penyesuaian ini biasa disebut dengan adaptasi. Pada halaman ini kita akan mempelajari tentang adaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah lakuPengertian AdaptasiAdaptasi adalah penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya sehingga dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Penyesuaian diri ini bermacam-macam dan berbeda-beda untuk setiap makhluk hidup.Tujuan AdaptasiSetiap makhluk hidup harus beradaptasi supaya dapat bertahan hidup, melindungi diri, memperoleh makanan, dan meneruskan keturunan.Jenis-Jenis AdaptasiUntuk memudahkan dalam mempelajarinya, adaptasi digolongkan secara garis besar kedalam tiga bentuk adaptasi yaitu adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku.1. Adaptasi MorfologiAdaptasi morfologi adalah cara penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya melalui bentuk tubuh dan struktur tubuh luar atau alat-alat tubuh makhluk hidup.Contoh Adaptasi MorfologiPada ManusiaKulit menjadi kehitaman jika terkena terik matahari setelah beberapa waktu.Bulu tubuh akan berdiri jika terkena suhu dingin.Pada HewanBentuk kaki yang berbeda pada unggas yang digunakan untuk berenang, mencengkeram, atau memanjat.Bentuk paruh yang berbeda pada unggas yang digunakan sebagai pemakan biji, daging, atau madu.Bentuk mulut yang berbeda pada serangga yang digunakan untuk menghisap, menggigit, menusuk, menjilat, dan menyerap.Bentuk tubuh iklan yang ramping sehingga memudahkannya ketika berenang.Bentuk gigi hewan mamalia dan reptil yang berbeda-beda sesuai jenis makanannya.Pada TumbuhanUntuk tumbuhan yang hidup di air (hidrofit)Daun teratai yang lebih lebar untuk membantu mempercepat penguapan.Batang enceng gondok yang menyimpan udara untuk dapat mengapung di air.Untuk tumbuhan yang hidup di tempat lembab (higrofit)Batang pada umumnya tidak terlihat karena berada di dalam tanah.Daunnya lebar dan tipis, sedangkan pada daun yang masih muda biasanya tumbuh melingkar atau menggulung.Untuk tumbuhan yang hidup di daerah kering/gurun (xerofit)Kaktus memiliki daun yang kecil sehingga dapat mengurangi penguapan.Kaktus juga mempunyai batang yang besar sebagai tempat cadangan air.2. Adaptasi FisiologiAdaptasi fisiologi adalah cara penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya melalui perkembangan fungsi pada organ-organ tubuhnya. Adaptasi fisiologi sulit diamati karena terjadi pada bagian dalam organ tubuh makhluk hidup.Contoh Adaptasi Fisiologi :Pada ManusiaTubuh mengeluarkan keringat ketika suhu meningkat sebagai pengatur suhu dan membuang zat sisa.Pupil pada mata menyesuaikan dengan tingkat intensitas cahaya yang diterima.Orang yang tinggal di pegunungan memiliki jumlah haemoglobin yang lebih banyak dibanding orang pada umumnya.Pada HewanPerbedaan panjang usus dan enzim pencernaan pada hewan herbivora, karnivora, dan omnivora.Kemampuan ekolokasi pada kelelawar untuk membantu saat terbang dikegelapan.Ikan yang hidup di perairan berkadar garam tinggi memiliki urine yang lebih pekat.Cacing tanah mengeluarkan zat kapur untuk menetralkan asam di kerongkongannya.Pada TumbuhanBunga mengeluarkan bau yang mengundang serangga untuk membantu penyerbukan.Kantong semar menghasilkan cairan untuk mencerna serangga yang masuk.3. Adaptasi Tingkah LakuAdaptasi tingkah laku adalah cara penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya melalui respon tingkah lakunya.Contoh Adaptasi Tingkah Laku :Pada ManusiaOrang akan menutup telinga jika mendengarkan guntur/petir.Mata berkedip ketika terkena debu.Pada HewanKaki seribu akan menggulung jika terkena sentuhan.Bunglon akan mengubah warna tubuhnya (mimikri) sesuai dengan lingkungan agar dapat mengelabuhi pemangsa.Tupai dan kumbang akan pura-pura mati bila dalam keadaan bahaya.Kerbau berkubang ke dalam lumpur untuk menurunkan suhu tubuhnya.Cumi-cumi menyemprotkan tinta jika diserang pemangsa.Rayap yang baru menetas menjilati dubur rayap dewasa untuk mendapatkan flagela.Pada TumbuhanTumbuhan putri malu akan menggulungkan daunnya jika disentuh.Pohon jati akan menggugurkan daunnya pada waktu musim kemarau untuk mengurangi penguapan.Daun jagung akan menggulung jika suhu terlalu panas.Tumbuhan akan tumbuh condong kearah mayoritas cahaya matahari.
5. Bahan Industri

Kegiatan industri adalah kegiatan mengolah barang demgan menggunakan peralatan/mesin dari bahan mentah menjadi bahan setangah jadi, bahan setengah jadi menjadi bahan jadi, atau bahan mentah menjadi bahan jadi.
Bahan-bahan yang digunakan untuk industri pada umumnya diambil dari alam. Sebagai contoh, dalam industri ban bahan baku berasal dari getah pohon karet. Industri cat mengambil bahan baku dari getah pohon pinus. Industri minyak goreng mengambil buah dari pohon kelapa sawit.
6. Bahan Pewarna

Makanan olahan yang setiap hari kita konsumsi pasti memiliki beragam warna. Para pembuat makanan biasanya menambahkan pewarna untuk memberikan corak yang menarik pada makanan. Selain itu juga dapat menggugah selera bagi orang yang memakannya.
Meski saat ini pewarna buatan lebih murah dan mudah ditemukan, tetapi dengan alasan kesehatan maka pewarna buatan itu hanya digunakan untuk bahan-bahan non konsumsi seperti tekstil. Sedangkan untuk bahan konsumsi seperti cendol maka menggunakan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan.
Untuk mendapatkan warna hijau maka digunakan pandan, wortel digunakan untuk memperoleh warna jingga, warna kuning menggunakan kunyit, dan manggis serta buah naga digunakan untuk warna merah. Proses memperoleh warna ini umumnya dengan menghaluskan bahan kemudian diremah dengan campuran sedikit air untuk memperoleh sari-sari warnanya.
7. Kestabilan Lingkungan

Salah satu tumbuhan yang paling dominan dari hutan mangrove umumnya merupakan bakau. Tumbuhan bakau adalah tumbuhan yang memiliki akar tunjang sebagai bentuk adaptasi tumbuhan tersebut terhadap lingkungannya. Lingkungan tempat tumbuhan bakau biasanya berada dipesisir pantai yang sering terkena pasang surut.
Dengan adanya tumbuhan bakau maka lingkungan pesisir pantai dapat terjaga dari abrasi yang disebabkan oleh gelombang air laut. Selain itu disela-sela akar tumbuhan bakau biasanya menjadi habitat kepiting dan hewan laut lainnya.
Itulah beberapa contoh manfaat tumbuhan bagi manusia. Tentu masih banyak manfaat yang bisa kita gali dari tumbuhan. Dari beberapa manfaat tumbuhan bagi manusia tersebut, hampir seluruh bagian tumbuhan dapat berguna bagi kehidupan manusia.
Kita sepatutnya menyadari pentingnya tumbuhan bagi kelangsungan hidup kita. Dengan giat menanam dan melakukan penghijauan disekitar rumah kita, maka secara otomatis menjaga kelestarian tumbuhan dan lingkungan kita sendiri.